Polda Sulsel Tangkap Pelaku Penyebar Video Provokasi di Sosmed

oleh -

JURNALPENA.CO.ID, MAKASSAR – Pria asal Kabupaten Gowa inisial SA (50), dibekuk oleh Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel atas kasus ujaran kebencian yang disebar melalui akun Instagram Suararakyat1.

Video tersebut berdurasi 2,5 menit dan memuat provokasi hasil Pemilu pada 22 Mei 2019 mendatang. SA menerangkan akan adanya rekayasa bila nantinya Paslon nomor 01 dinyatakan menang oleh KPU.

“Pada 26 april 2019 kami berhasil menangkap pelaku Patroli cyber. Ditemukan video sengaja mengumbar ujaran kebencian. Dimana kata SA akan terjadi huru hara pada¬† 22 Mei 2019 mendatang,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Senin (29/04/2019).

Menurut Dicky, SA sengaja melakukan hal tersebut agar masyarakat membentuk perlawanan kepada Joko Widodo dan ingin memecahbela aparat.

“Orang ini sengaja membuat video ini untuk melakukan provokasi, supaya ada kerusuhan, supaya ada apa-apa di 22 Mei nanti, sengaja juga membenturkan antara TNI dan Polri ini sangat bahaya sekali video ini,” ungkapnya.

Atas dasar tersebut, SA melanggar pasal 45A ayat 2 Juncto Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang merujuk pada ujaran kebencian terhadap SARA, dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Polisi juga kini memburu pelaku lain, usai menangkap pelaku di Kelurahan Tompo Balanga, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. (Multazim)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *