Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilwalkot Ajukan Penangguhan Penahanan

oleh -
ilustrasi (net)

JURNALPENA.CO.ID, MAKASSAR – Usai ditersangkakan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, dua tersangka kasus dana hibah Pilwalkot dari KPU Makassar mengajukan upaya penangguhan penahanan, Senin (29/4/2019).

Tim penasehat hukum tersangka, Dedi mengaku saat ini, proses tersebut sedang diupayakan.

“Iya, ini sementara prosesnya kami lakukan,” ungkap Dedi singkat.

Diketahui sebelumnya dua orang pejabat dinyatakan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel, yakni Sekertaris dan Bendahara KPU Makassar, Sabri dan Habibi.

Keduanya disangkakan telah melanggar undang-undang Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 9 UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1).

Hal tersebut dikenakan usai penyidik Ditreskrimsus menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp60 miliar, sehingga usai melakukan gelar perkara, Polda kemudian menetapkan keduanya sebagai tersangka. (Ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *