Komisi IV DPRD Sulbar Lakukan Kunjungan Kerja ke Majene

oleh

JURNALPENA.CO,ID, MAJENE – Komisi IV DPRD Prov Sulbar didampingi beberapa OPD melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Majene, Selasa (14/7/2020).

Hadir pada kunjungan kerja Komisi IV DPRD Sulawesi Barat yakni, Sekretaris Dinas PPPA Sulbar, H. Muhammad jalil, Kepala Bidang PHP, Gasali, Kabid Kualitas Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Warga Hj. Namira dan kepala seksi serta staf yang berlangsung di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Majene.

Dalam sambutannya Kadis PPPA Majene Hj. Riadiah Zakaryah S menyampaikan, pihaknya merasa tersanjung dan sangat berterimah kasih, karena telah dijadikan Locus kunjungan oleh Komisi IV DPRD Sulbar, berarti ada nilai plus dari Dinas PPPA Provinsi bersama Komisi IV.

Dalam Penjelasannya,tahun 2019, Kabupaten Majene mencoba menginisiasi ikut lomba berkompetisi sebagai Kabupaten Layak Anak, Namun didalam proses pelaksanaannya terkendala oleh penginputan yang masih mengandalkan cara yang manual, ternyata sistemnya mengunakan Aplikasi Web.

“Kami menginput pada saat injuri time, jadi hanya sedikit nilai. Dari pengalaman ini kami bersama seluruh staf rapat berinisiatif membuat trik bagaimana caranya agar telurnya Provinsi Sulawesi Barat, dapat kita pecahkan oleh salah satu kabupaten yang ada di Sulbar, termasuk Kabupaten Majene. Karena semua kabupaten di sulbar belum ada peniliannya dari kementrian,” jelas Riadiah Zakaryah

“Melalui kesempatan ini kami berharap kepada Bapak Ketua Komisi IV kiranya dapat memberikan perhatian berupa kebijakan penganggaran, agar kami DPPPA Kabupaten Majene dapat lebih mempersiapkan diri untuk ikut dalam kompetisi KLA yang akan datang,” ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar H. Sudirman saat memberikan penjelasan menyikapi persoalan tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama dinas terkait ditingkat provinsi, dan meminta kepada DPPPA Kabupaten Majene untuk segera mengajukan rencana kebutuhannya agar komisi IV dapat membahas pada rencana kebutuhan anggaran tahun 2021 mendatang.

“Yang saya pahami bahwa Majene adalah lumbung pendidikan daerah untuk menimbah ilmu. Sumber SDM yang besar, jadi Majene tidak perlu diragukan lagi dalam hal kemampuan sumberdaya manusia. Kabupaten Layak Anak di Majene sudah dapat dijadikan pilot project, dan sudah pernah membanggakan Sulbar. Selain menjadi locus provinsi, kami juga akan menjadikan referensi untuk kabupaten lain,” kata H. Sudirman.

“Kami berharap kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Majene untuk segera ada proposal, yang disampaikan kepada kami, agar kami DiKomisi IV dapat melakukan interpensi anggaran sehingga Kabupaten Majene dapat dijadikan Kabupaten Layak anak dan berharap dapat berkolaborasi dengan DPPPA Provinsi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *